Pasal 1

1 Engkau mengenal aku sebagai Penatua. Aku menulis surat ini kepadamu, sahabatku yang terkasih, Gayus, yang sangat aku kasihi 2 Sahabatku yang terkasih, aku memohon kepada Allah supaya Ia membuat segala sesuatu berjalan dengan baik bagimu, dan supaya engkau sehat secara jasmani sama seperti engkau sehat di hadapan Allah. 3 Saya tahu bahwa engkau sehat di hadapan Allah karena rekan-rekan seiman yang datang ke sini dan menceritakan kepadaku tentang cara hidupmu yang benar. Mereka mengatakan bahwa kalian hidup sesuai dengan pesan yang benar tentang Yesus. Hal itu membuat aku sangat bahagia. 4 Inilah yang membuat aku paling bahagia- ketika seseorang mengatakan kepadaku bahwa orang-orang yang telah aku bantu untuk mengikut Yesus hidup sesuai dengan kebenaran Allah. 5 Saudara-saudaraku yang kekasih, engkau melayani Yesus dengan setia setiap kali engkau melakukan sesuatu untuk menolong sesama orang percaya, bahkan yang tidak engkau kenal sekalipun. 6 Beberapa orang di antara mereka sudah melaporkan kepada jemaat di sini bagaimana engkau menunjukkan bahwa engkau mengasihi mereka. Adalah baik kalau engkau terus memberikan kepada orang-orang seperti itu apa yang mereka perlukan dalam perjalanan mereka dengan cara yang murah hati, supaya hal itu memuliakan Allah. 7 Mereka melakukan perjalanan untuk taat kepada Yesus, dan orang-orang yang tidak percaya kepada Yesus tidak menolong mereka. 8 Jadi, kita yang percaya kepada Yesus harus memberikan apa saja yang mereka perlukan. Dengan demikian, kita seolah-olah bekerja sama dengan mereka dalam menolong orang lain untuk mengetahui berita yang benar dari Allah.